Berita|Dolar AS menguat Kembali
Dapatkah USD menguat kembali?
Dari beberapa informasi , USD kembali menguat namun dikarenakan pidato nya tentang menutup pemerintahan membuat USD tergelincir.
Dari kutipan berikut :
Dolar naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada hari Kamis, memperoleh kembali tanah setelah tergelincir di sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran baru mengenai ketidakpastian politik AS.
The Indeks dolar AS , yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,14% ke 93,27 oleh 03:22 ET (07:22 GMT).
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Selasa untuk menutup pemerintah untuk mendapatkan dana untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Dia juga mengangkat prospek untuk menarik keluar dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dengan Meksiko dan Kanada.
Greenback telah melemahkan sesi baru-baru ini di tengah kekhawatiran investor baru tentang kemampuan administrasi Trump untuk menyampaikan agenda kebijakan ekonominya.
Perhatian yang gigih tentang prospek kenaikan suku bunga ketiga oleh Federal Reserve tahun ini juga telah dimasukkan ke dalam kelemahan dolar.
Tingkat yang lebih rendah biasanya membebani dolar dengan membuat aset AS kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.
Pelaku pasar sedang menunggu komentar dari Ketua Fed Janet Yellen pada konferensi perbankan sentral tahunan di Jackson Hole pada hari Jumat untuk mengetahui bagaimana pembuat kebijakan melihat ekonomi. Beberapa investor percaya Yellen dapat mengajukan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini.
Dolar menguat terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0,25% menjadi 109,29 setelah mengakhiri sesi Rabu turun 0,61%.
Euro mendapat sentuhan lebih rendah, dengan EUR / USD turun 0,11% menjadi 1,1794. Mata uang tunggal tersebut menguat pada hari Rabu setelah data survei sektor swasta mengindikasikan bahwa pemulihan di kawasan euro tetap solid.
Pengamat pasar melihat ke depan untuk sebuah pidato oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi di Jackson Hole pada hari Jumat.
Draghi tidak secara luas diharapkan menyampaikan pesan kebijakan baru dalam pidatonya, meski ada spekulasi mengenai seberapa cepat bank sentral berencana untuk mulai mengurangi program stimulusnya.
Euro diperdagangkan mendekati level tertinggi 10 bulan terhadap sterling yang melemah secara luas, dengan EUR / GBP bertahan di 0,9216, bertahan di bawah level tertinggi hari Rabu di 0,9235.
Pound sedikit berubah terhadap greenback, dengan GBP / USD di 1.2791.
Sterling telah ditekan lebih rendah dengan menumbuhkan harapan bahwa Bank of England akan mempertahankan suku bunga yang ditahan dalam beberapa bulan mendatang di tengah kekhawatiran akan dampak ekonomi dari Brexit.
The Indeks dolar AS , yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, naik 0,14% ke 93,27 oleh 03:22 ET (07:22 GMT).
Presiden AS Donald Trump mengancam pada hari Selasa untuk menutup pemerintah untuk mendapatkan dana untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Dia juga mengangkat prospek untuk menarik keluar dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara dengan Meksiko dan Kanada.
Greenback telah melemahkan sesi baru-baru ini di tengah kekhawatiran investor baru tentang kemampuan administrasi Trump untuk menyampaikan agenda kebijakan ekonominya.
Perhatian yang gigih tentang prospek kenaikan suku bunga ketiga oleh Federal Reserve tahun ini juga telah dimasukkan ke dalam kelemahan dolar.
Tingkat yang lebih rendah biasanya membebani dolar dengan membuat aset AS kurang menarik bagi investor yang mencari hasil.
Pelaku pasar sedang menunggu komentar dari Ketua Fed Janet Yellen pada konferensi perbankan sentral tahunan di Jackson Hole pada hari Jumat untuk mengetahui bagaimana pembuat kebijakan melihat ekonomi. Beberapa investor percaya Yellen dapat mengajukan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini.
Dolar menguat terhadap yen, dengan USD / JPY naik 0,25% menjadi 109,29 setelah mengakhiri sesi Rabu turun 0,61%.
Euro mendapat sentuhan lebih rendah, dengan EUR / USD turun 0,11% menjadi 1,1794. Mata uang tunggal tersebut menguat pada hari Rabu setelah data survei sektor swasta mengindikasikan bahwa pemulihan di kawasan euro tetap solid.
Pengamat pasar melihat ke depan untuk sebuah pidato oleh Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi di Jackson Hole pada hari Jumat.
Draghi tidak secara luas diharapkan menyampaikan pesan kebijakan baru dalam pidatonya, meski ada spekulasi mengenai seberapa cepat bank sentral berencana untuk mulai mengurangi program stimulusnya.
Euro diperdagangkan mendekati level tertinggi 10 bulan terhadap sterling yang melemah secara luas, dengan EUR / GBP bertahan di 0,9216, bertahan di bawah level tertinggi hari Rabu di 0,9235.
Pound sedikit berubah terhadap greenback, dengan GBP / USD di 1.2791.
Sterling telah ditekan lebih rendah dengan menumbuhkan harapan bahwa Bank of England akan mempertahankan suku bunga yang ditahan dalam beberapa bulan mendatang di tengah kekhawatiran akan dampak ekonomi dari Brexit.
Bisa di simpulkan USD bakal Terkoreksi kembali ditambah isu KORUT dan AS yang mulai melemah.
Kembali kepada anda , ingat selalu untuk menjaga manajemen keuangan anda.
Mari Bergabung di Group para trader RPTIndo di:
1.Facebook, https://www.facebook.com/groups/RPTIndo/?ref=group_cover
2.WA, https://chat.whatsapp.com/7pY5MGRXNm6DypDZSg4rwN atau
lihat detail kami di : https://chat.whatsapp.com/7pY5MGRXNm6DypDZSg4rwN

Comments
Post a Comment
Terimakasih. Salam RPTIndo.